Icon my2be1forever
Please wait ...

Online User

Your Message


Pengalaman nyetir di Sydney

June 21st, 2009

Sabtu malam dan minggu pagi tadi, gua ngerasain gimana rasanya nyetir mobil di sydney, setelah sebelumnya mendengar banyak dari bossku, bahwa aturan nyetir di sini, memang beda banget dengan di Jakarta
Beberapa hal yang gua liat berbeda banget dgn di Jakarta adalah:

  1. Kecepatan, di sini hampir semua jalan yang ada memasang rambu-rambu tentang maksimal kecepatan yang diperbolehkan, dan jangan bayangkan seperti di jakarta, yang kita bisa seenaknya memacu kecepatan kendaraan kita, disini terdapat speed camera, yg akan memotret mobil kita, jika kita melewati batas yg ditentukan, dan walhasil selain dikenakan denda, point kita pun dikurangi, dan jika dalam 1 tahun kita melampaui batas maksimal point yg ada, SIM kita pasti akan dicabut.
  2. Speed Camera, hal ini yg membedakan dgn di Indo, karna hampir di semua jalan terdapat kamera ini, yg secara otomatis akan mencatat speed kita, jika lebih maka siap-siap dech dapat denda.
  3. Area School Zone, ini merupakan area yang sangat perlu kita perhatikan saat ngetir, karna disini terdapat banyak speed camera, dan jika melanggar, tahu sendiri akibatnya.
  4. Parkir, tidak seperti di Jakarta, yang kita bisa parkir sesuka kita di pinggir jalan, di sydney, setiap pinggir jalan yang ada mempunyai rambu-rambu utk parkir yg harus kita perhatikan, ada daerah yg hanya boleh parkir 1 jam, dll. Dan walaupun misal mobil kita  parkir di tempat 1 jam, dan kita bayar 2 jam, kita kudu memindahkan mobil tersebut, setelah satu jam,jika tidak maka city ranger akan siap memberikan denda ke kita, lumayan loh denda, sekitar 80-an dollar ausie. Dan pastinya disini ga ada tuch tukang parkir seperti di jakarta,utk bayar parkir, tinggal ke mesin yg sudah tersedia, dan setelah bayar, karcis parkir harus ditaruh di mobil kita.
  5. Free Parking, satu hal yang terkenal di sydney, adalah biaya parkirnya yg mahal sekali, bandingkan dgn di Jakarta yang satu 1 jam = Rp 2000 di sini, satu jam bisa sekitar AUD 2 (Rp 16.000), tetapi tenang, ternyata bagi kita yg sudah tau, ternyata ada juga tempat-tempat untuk kita bisa mendapatkan free parking (alias gratis, ini beneran gratis, ga ada pak ogahnya hehehe)
  6. Jenis SIM, ternyata disini untuk mendapatkan SIM pun bukanlah hal yg gampang, rata-rata bagi mereka yg sudah ‘ahli nyetir’ dari jakarta, harus melewati sekitar 3-4 kali ujian baru lulus itupun ada jenis SIMnya, mulai dari Learner (L), Provisional (P1-red), Provisional (P2-green) baru kemudian Full License. Setiap jenis SIM yg ada memiliki batasan-batasan, misal kecepatan kendaraan yg diperbolehkan.
  7. Bus Zone, ini merupakan area dimana hanya untuk bus, jangan sekali-kali parkir mobil kita di area bus zone, kalo ngga pingin mobil kita di-derek
  8. Roundabouts, merupakan seperti perempatan dengan bentuk bundaran, dimana disini berlaku peraturan bahwa kita harus selalu mendahulukan kendaraan yang datang dari arah sebelah kanan kita, hal ini yg beda banget dgn di jakarta, dimana di jakarta, prinsipnya siapa cepat dia lewat, tetapi di sini tidak.
  9. Pindah Lajur, satu hal ttg nyetir di sini yakni mesti tetap di lajur kita, jangan pindah-pindah lajur,dan jika maupun 300 meter sebelumnya mesti kasih tanda dgn lampu
  10. City Ranger, seperti polisi tetapi tugasnya berkeliling di jalan, memastikan bahwa setiap mobil yg ada tidak melewati batas parkir yang ada, jika melewati, maka City Ranger akan memberikan kupon denda

Well, setelah gua amati, memang perlu adaptasi, dan awalnya yg paling berat adalah, ga tahan untuk injak gas, apalagi jalan didepan sepi, tapi tetap ga bisa karna ada batasan kecepatan dan speed camera, gimana kalo aturan itu diterapin di jakarta, mungkin jakarta akan lebih lancar jalannya, who knows ?

Seorang Penolong

June 20th, 2009

Hari minggu kemaren menjadi hari yang cukup merelakan dan menegangkan, karna gua diminta oleh kantor untuk ke sydney - australia untuk membantu project yg ada di sana, mulai dari proses pengurusan visa yang langsung diurus satu minggu sebelumnya, dan baru ketahuan per hari kamis minggu lalu bahwa visa di-approve, dan selanjutnya adalah soal kapan berangkat ke sydney, antara sabtu atau minggu.

Disamping itu kebutuhan untuk project di sydney pun harus disiapkan, dan walhasil bersama dengan tim di Jakarta, kita akhirnya sampai bergadang di kantor, mulai dari jumat pagi hingga sabtu siang jam 12, baru kita bisa pulang. Praktis gua sendiri belum mempersiapkan hal-hal yang perlu gua bawa ke sydney, baju dll karna gua baru tahu hari jum’at siang bahwa ternyata gua berangkatnya hari sabtu malam jam 20.15 dgn Singapore Airlines, dgn terlebih dahulu transit di Changi Airport sekitar satu jam.

Beruntungnya ada seorang istri yang sangat cakap sekali mempersiapkan baju-baju serta hal-hal lainnya yang harus aku bawa ke sydney, ga ke bayang kalo seandainya ga ada seorang penolong seperti Lylyana, pasti akan kalang kabut gua, karna praktis di hari sabtu, gua cuma punya waktu yang cukup pendek.

Well, akhirnya tiba juga gua di sydney, sempat ngantri lumayan lama untuk pengambilan bagasi dan pengurusan barang di custom, karna di Australia ini sangat ketat sekali, tetapi satu hal yang gua belajar di Custom sini adalah, jangan sesekali kita berbohong dgn barang bawaan kita, kita declare aja apa yang harus dideclare (saat di pesawat, pramugari akan membagikan suatu form yg harus dideclare), karna sekali kita bohong, wah prosesnya bakalan panjang dech, seperti saat di depan gua seorang ibu yang kopernya dibongkar dan dicek satu per satu barang yang dibawanya.

Setelah sampai di sini, sempat bergadang juga selama 2 hari untuk preparation lebih lanjut, tapi thanks Lord, project yang ada sudah hampir mau goal, ya semoga semua berjalan dengan lancar. Dan I miss you so much my honey and my little girl, Abby :)

Seorang Penolong

June 20th, 2009

Hari minggu kemaren menjadi hari yang cukup merelakan dan menegangkan, karna gua diminta oleh kantor untuk ke sydney - australia untuk membantu project yg ada di sana, mulai dari proses pengurusan visa yang langsung diurus satu minggu sebelumnya, dan baru ketahuan per hari kamis minggu lalu bahwa visa di-approve, dan selanjutnya adalah soal kapan berangkat ke sydney, antara sabtu atau minggu.

Disamping itu kebutuhan untuk project di sydney pun harus disiapkan, dan walhasil bersama dengan tim di Jakarta, kita akhirnya sampai bergadang di kantor, mulai dari jumat pagi hingga sabtu siang jam 12, baru kita bisa pulang. Praktis gua sendiri belum mempersiapkan hal-hal yang perlu gua bawa ke sydney, baju dll karna gua baru tahu hari jum’at siang bahwa ternyata gua berangkatnya hari sabtu malam jam 20.15 dgn Singapore Airlines, dgn terlebih dahulu transit di Changi Airport sekitar satu jam.
Beruntungnya ada seorang istri yang sangat cakap sekali mempersiapkan baju-baju serta hal-hal lainnya yang harus aku bawa ke sydney, ga ke bayang kalo seandainya ga ada seorang penolong seperti Lylyana, pasti akan kalang kabut gua, karna praktis di hari sabtu, gua cuma punya waktu yang cukup pendek.

Well, akhirnya tiba juga gua di sydney, sempat ngantri lumayan lama untuk pengambilan bagasi dan pengurusan barang di custom, karna di Australia ini sangat ketat sekali, tetapi satu hal yang gua belajar di Custom sini adalah, jangan sesekali kita berbohong dgn barang bawaan kita, kita declare aja apa yang harus dideclare (saat di pesawat, pramugari akan membagikan suatu form yg harus dideclare), karna sekali kita bohong, wah prosesnya bakalan panjang dech, seperti saat di depan gua seorang ibu yang kopernya dibongkar dan dicek satu per satu barang yang dibawanya.

Setelah sampai di sini, sempat bergadang juga selama 2 hari untuk preparation lebih lanjut, tapi thanks Lord, project yang ada sudah hampir mau goal, ya semoga semua berjalan dengan lancar. Dan I miss you so much my honey and my little girl, Abby :)

Bawaan Lahir

June 6th, 2009

Ada satu kebiasaan yang kami perhatikan selalu dilakukan oleh Abigail setiap kali mau tidur, yakni tangannya yang mungil itu pasti memegang tangan Lyly sambil jari-jari mungilnya itu mencubit atau meremas tangan Lyly. Setelah kami perhatikan cukup lama kebiasaan itu, dan diskusi dengan Lyly, kami berdua jadi teringat, itu kebiasaan yang Lyly dulu lakukan saat hamil….kami pun berdua tersenyum….dan ngomong “Mungkin ini yang dinamakan bawaan dari lahir (hamil) heheheheh”

Abigail mulai belajar jalan

June 6th, 2009

Hari-hari ini, menginjak usia Abigail yang 11 bulan, Abigail mulai belajar jalan dengan mendorong bouncernya, kalo kami perhatikan, dari usia sekitar 8 bulanan, Abigail sudah mulai belajar jalan dengan menyusuri pinggir tempat tidur, dan saat ini sudah mulai semakin aktif.

Dan makin hari, makin ada aja kelakuannya yang membuat kami berdua tersenyum melihatnya, berbagai macam gaya dibuatnya yang membuat bukan cuma kami, tetapi orang-orang disekitarnya pun tersenyum, contohnya saat kemaren malam kami bawa Abigail ke dokter, karna sudah 1 minggu pilek dan sudah diberi obat tp tidak sembuh, saat selesai diperiksa dokter, Abigail menempelkan dagunya di meja dokter, dokter dan perawat yang ada pun tersenyum melihat gayanya yg lucu itu.

Abigail masuk RS karna DB

May 21st, 2009

Akhir April hingga Awal May 2009 kemaren, Abigail sempat dirawat di RS 1 minggu karna terkena DB, cukup sedih juga melihat Abigail yang biasanya ceria, selama 1 minggu terbaring di rumah sakit dengan infus ditangannya. Berikut ini kronologinya.

Rabu, 29 April 2009 - 08.00 wib
Pagi ini, suhu tubuh Abigail tiba-tiba panas, pas kita ukur suhunya sekitar 38-an, padahal malam hari ini-nya, Abigail masih terliat ceria dan lincah seperti biasanya. Akhirnya pagi  itu kita putusin untuk bawa ke dokter Stefanus di MediKids, sesampai di sana, kita dapat no antrian no 1, sekitar jam 8.20 akhirnya dokter datang, dan Abigail segera diperiksa, dan  dokter bilang Abigail terkena virus demam 5 hari, dan diberi surat pengantar utk periksa lab,  jika panasnya tidak turun dalam 3 hari.

Rabu, 29 April 2009 - 09.00 wib
Setelah sampai di rumah, segera Abigail kita beri obat panas yang diberikan dokter, tiba-tiba Lyly bilang, wah Abigail agak kejang, segera gua liat eh bener, tubuh Abigail terliat agak kejang,

Segera kita putusin utk segera bawa Abigail ke UGD RS Siloam, berhubung itu RS yang terdekat dari rumah. Sambil sepanjang perjalanan ke sana, kami berdoa dan berusaha ngomong sama Abigail, untung pagi tadi jalanan tidak terlalu macet, akhirnya setelah tiba di UGD, Lyly dan suster segera membawa Abigail ke ruangan UGD dan gua pun segera mencari tempat parkir.
Pas balik ke ruang UGD, Abigail terlihat sedang diberi infus dan sebelumnya telah diberi obat Stesolip 5 mg /2.5 ml dan dikompres, beruntung panasnya mulai turun, dan atas rekomendasi dokter jaga di sana serta konfirmasi dengan dokter Stefanus, akhirnya diputuskan untuk Abigail dirawat inap saja, karna berhubung ini kejadian yang pertama kalinya Abigail kejang.

Rabu, 29 April 2009 - 11.00 wib
Karna di RS Siloam kamar anak yang kami mau tidak ada, akhirnya kami bawa Abigail ke RS Family, dan sekarang ini dirawat di kamar utama 107, ya semoga Abigail tidak kenapa-napa dan cepat sembuh.

Jumat, 1 May 2009 - 12.00 wib
Setelah dirawat kurang lebih 2 hari dan panasnya sudah turun, akhirnya pada jumat siang, Abigail pun pulang ke rumah, sesampai dirumah Abigail terliat begitu ceria.

Sabtu, 2 May 2009 - 07.00 wib
Pagi ini, suhu badan Abigail masih tidak stabil, kadang panas kadang ngga, kami sepanjang hari pun memberikan obat panas yang diberikan dokter saat Abigail pulang dari rumah sakit jumat kemaren. Setelah minum obat penurun panas, beberapa saat kemudian panasnya murah turun, tetapi setelah itu naik lagi.

Sabtu, 2 May 2009 - 20.30 wib
Kami berusaha mencari tahu, apa yang terjadi dgn Abigail, dengan mengandalkan Mr. Google, kami pun mencari tahu, dan Lyly memberikan pendapat, kemungkinan Abigail terkena Demam Berdarah (DB), karna jari tangan dan kakinya dingin, sedangkan tubuhnya panas, itu informasi yg kami dapat melalui hasil googling.
Kami pun segera mencoba menelpon dokter, setelah dicoba berkali-kali (gua lupa udah berapa kali) akhirnya tersambung juga dgn dokter, dan setelah kami melaporkan kondisi Abigail sepanjang hari ini, akhirnya dokter menyarankan untuk melakukan test lab untuk mengetahui kondisi Abigail sebenarnya.

Sabtu, 2 May 2009 - 21.30 wib
Kami pun sampai di RS Family, dan Abigail segera ditest darahnya, dan hasilnya positif Abigail terkena DB, trombositnya turun menjadi 107 ribu, yg pada awal masuk rumah sakit (29 April 2009) masih 248 ribu, dan test DB nya, positif, akhirnya
dokter segera dihubungi, dan menyarankan untuk Abigail dirawat inap, setelah mengurus administrasi, akhirnya Abigail
dirawat inap, jam 23.00 wib dengan menepati kamar utama 101. (Hmm…sempat sedih juga, karna tetap dihitung 1 hari, padahal tinggal 1 jam lagi sudah ganti hari :( )
Setelah Abigail mendapatkan kamar, gua pun pulang ke rumah mengambil beberapa kebutuhan Abigail, dan keperluan untuk gua dan Lyly nginap di rumah sakit menjaga Abigail.

Minggu, 3 May 2009 - 08.00 wib
Minggu pagi, segera gua sms papa serta teman-teman untuk membantu doa agar Abigail cepat sembuh. Trombosit Abigail mulai turun, hari ini tinggal 75 ribu. Hari ini banyak teman-teman gereja dan saudara yang datang, serta atasan di kantor yang datang untuk melihat Abigail. Saat sore hari, sekitar jam 6 sore, Abigail diambil darahnya lagi, dan hasil test menunjukan trombositnya turun lagi  menjadi 65 ribu.

Senin, 4 May 2009
Pagi ini, trombosit Abigail turun lagi menjadi 50 ribu dan sorenya trombositnya turun lagi menjadi 47 ribu

Selasa, 5 May 2009
Pagi ini, saat ditest, trombosit Abigail mulai naik menjadi 75 ribu dan sorenya saat ditest sudah naik lagi menjadi 130 ribu

Rabu, 6 May 2009
Pagi ini trombositnya tidak ditest, dan baru ditest pada sore harinya, dan hasilnya trombosit Abigail sudah 170 ribu

Kamis, 7 May 2009
Pagi ini saat dokter melakukan kontrol, Abigail diizinkan pulang karna trombositnya sudah naik, dan akhirnya siang ini kami
pun pulang.
Saat pulang, seperti minggu kemaren, Abigail terliat sukacita sekali, saat sampai dikamar, dia terliat senang sekali, mengakses seluruh tempat di ranjang yang ada, dan meliat ke arah kaca di lemari baju sambil tersenyum, kami hanya bisa tersenyum melihat tingkah lakunya.

Jumat, 8 May 2009
Senang rasanya melihat Abigail terliat ceria kembali, dan yang paling keliatan adalah dari matanya itu yang terliat berbinar-binar.

Finally, Abigail sudah sembuh dari DB dan thank you untuk semua doa dan supportnya dari semua rekan-rekan yang ada selama Abigail dirawat di rumah sakit.

Liburan Panjang di Pontianak

May 21st, 2009

Akhirnya bisa posting juga, liburan panjang waktu ke Hometown bulan yang lalu. Berikut ini …..

Kamis, 9 April 2009 09.00
Setelah berpartisipasi dalam rangka menyukseskan acara ‘contreng’ kami pun segera bersiap-siap untuk ke airport, setelah semua bawaan disiapkan, kami pun mengantarkan mama Lyly pulang kerumahnya,  dan setelah itu kami mampir sebentar ke Mall Puri untuk membeli oleh-oleh buat saudara-saudara di Pontianak.

Kamis, 9 April 2009 12.00
Dengan menggunakan Taxi, akhirnya kami bertiga pun segera ke airport, sampai di airport jarum jam  menunjukkan pukul 12.40 wib, wah masih pagi banget, soalnya flight kita jam 14.00, segera kami  pun ke counter check-in, setelah selesai kami bertiga segera menuju ke ruang tunggu, tapi karna berhubung masih pagi, kami duduk didepan kantin yg ada di lantai atas depan airport lounge.

Kamis, 9 April 2009 13.50
Kami pun segera masuk ke ruang tunggu, setelah ditunggu hingga pukul 14.00 wib, ternyata belum ada pesan juga yang memberitahukan bahwa kami bisa masuk ke pesawat, segera gua tanya ke petugas yg ada disitu, ternyata pesawat delay 30 menit.

Kamis, 9 April 2009 14.30
Akhirnya kami pun masuk ke pesawat.
Ini merupakan pengalaman pertama Abigail naik pesawat, kami sudah khawatir aja, Abigail akan rewel, ternyata begitu sampai di pesawat, Abigail tidak rewel dan nangis, malah terliat senang :) selama  perjalanan Jakarta - Pontianak yang ditempuh hampir 2 jam, Abigail terliat senang sekali, hanya  pada saat take-off dan landing, Abigail disusui oleh Lyly, selebihnya kami bercanda dgn Abigail.

Kamis, 9 April 2009 16.30
Pramugari memberitahukan bahwa kami akan segera tiba di bandara Supadio beberapa saat lagi, dan  beberapa saat kemudian kami pun tiba di Pontianak, dan di ruang penjemputan terliat papa dan  ipar saya telah menunggu, setelah menunggu bagasi kami pun segera ke rumah.

Kamis, 9 April 2009 17.30
Kami pun segera mampir ke rumah saudara-saudara yang ada, sambil memperkenalkan Lyly dan Abigail kepada semua saudara yang ada, sambil tak lupa memberikan sedikit oleh-oleh yang kami bawa sebelumnya.

Jumat, 10 April 2009 08.00
Pagi itu kami sarapan makanan khas pontianak, aku sendiri memilih sarapan “Kwecap” sedangkan Lyly  memilih nasi kuning. Setelah itu dilanjutkan dengan menikmati kue “chai kue”, yakni kue yang terkenal dari Pontianak yang berisi talas, bangkuang, dan ku cai.

Jumat, 10 April 2009 11.00
Kami pun mampir ke Mall Pontianak yang merupakan Mall terbesar di Pontianak, di Mall tersebut untung tersedia peminjaman baby troller, sehingga tidak terlalu capek mengendong Abigail untuk menikmati jalan-jalan  di Mall tersebut.
Setelah berkeliling mall, kami pun ke foodcourt, Lyly kemudian mencoba ice campur yang ada.

Jumat, 10 April 2009 - 13.00
Kami bersama papa dan iparku, pergi ke Jalan Tanjung Pura, untuk menikmati Mie Kepiting

Jumat, 10 April 2009 - 19.00
Malam ini, kami menikmati makanan yang ada di Jalan Gajah Mada, Lyly memilih nasi campur pontianak, sedangkan aku memilih kwecap (maklum pengemar berat heheheh), sebelumnya kami belanja oleh-oleh di Jalan Gajah Mada, seperti talas, dodol (terdiri dari banyak macam, ada yang rasa duren, talas, dll), he koi (sejenis udang kecil yang diasinin, makannya ditambah dgn jeruk nipis + cabe rawit disantap dgn nasi yg hangat, wowww…bikin ngiler)

Sabtu, 11 April 2009
Hari tujuan kami berkunjung ke Tugu Khatulistiwa, Rumah Panjang (rumah Adat orang dayak) dan menikmati  gado-gado pontianak.  Setelah menempuh perjalanan sekitar 40 menit, sampai juga kita di tugu khatulistiwa, buat gua sebagai orang pontianak ini kali pertamanya gua ke sana (eh…jadi malu juga), setelah meliat sejarah ttg tugu khatulistiwa, kami pun berfoto sebentar dan membeli miniatur tugu khatulistiwa, oya…masuk ke kawasan ini tidak perlu membayar alias gratissss…
Setelah itu pun kami pergi untuk menikmati ice cream home made di KS Tubun, depan sekolah SMA Santu Petrus, dimana dulu gua bersekolah…., jadi abis menikmati ice cream, gua pun mampir ke SMA Santu Petrus sambil menunjukkan ke Lyly, sekolah gua dulu :)
Setelah itu kami pun berkunjung ke Rumah Panjang, yang merupakan rumah adat orang dayak.

Minggu, 12 April 2009 - 11.00
Hari ini kami bertiga pulang kembali ke Jakarta, setelah menikmati liburan 3 hari di Pontianak, kali ini kembali  pesawat yang kami naiki yang seharusnya berangkat jam 12.00 mengalami delay lagi 1 jam :( dan akhirnya jam 15.00 kami pun sampai di bandara Soekarno Hatta.

Go to my hometown

April 6th, 2009

Well….setelah beberapa kali mengalami penundaan, akhirnya kamis besok rencananya setelah kami mencontreng dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi di negara tercinta ini, kami bertiga: Gue, Lyly dan Abigail akan flight ke Pontianak, dan stay di sana sampai minggu siang. Mumpung lagi long-weekend juga, jadi ga perlu ambil jatah cuti :)

Buat Lyly dan Abigail, ini adalah pertama kalinya mereka ke Pontianak, dan buat Mama-ku dan adik-adikku, ini pertama kalinya mereka akan bertemu dan melihat cucunya & ponakannya, Abigail (maklum waktu Abby baru lahir, hanya papa-ku yang bisa datang ke Jakarta).

Ya…semoga semua perjalanan bisa berjalan dengan lancar, dan nantikan postingannya ceritanya di blog ini :)

Untung teliti

March 30th, 2009

Sabtu malam kemaren, kami sekeluarga pergi ke Taman Mini Indonesia, untuk menghadiri pesta pernikahan teman kantor Lyly, karna kami sampai di daerah Taman Mini baru jam 18.30 sedangkan undangannya jam 19.00, kami pun akhirnya mampir ke pusat pembelanjaan Tamini Square, dengan tujuan untuk sekedar melihat-lihat pusat perbelanjaan tersebut (maklum kita belum pernah ke sana sebelumnya), dan membeli susu buat Abigail di salah satu hypermarket.

Setelah mendapatkan parkiran, kami pun masuk ke Tamini Square, awalnya sedikit bingung mencari dimana hypermarket itu berada, finally ketemu juga setelah bertanya dgn pak Satpam :) Segera kami masuk, dan berhubung beberapa kebutuhan rumah tangga juga udah mau habis, Lyly pun segera membelinya, apalagi di saat itu lagi ada promo diskon yang lumayan, dan kami pun tertarik dgn promo diskon beras 10 kg Pandan Wangi sekitar 20%, woww…lumayan, segera kami ambil 2 bungkus, setelah melengkapi keranjang belanjaan kami dgn kebutuhan pokok lainnya, kami pun segera anterin di counter pembayaran.

Kasir pun segera menghitung belanjaan kami, dan keluar total belanjaannya, gua pun segera membayarnya, dan saat menerima struk belanja, gua coba iseng-iseng liat, eiitttss….tapi mana potongan harga 20% utk beras yg kami beli, gua pun tanya ke Lyly, ini sudah harga diskon belum ya ? “Seingatku sich belum…., coba kamu tanya ke kasir gih…”, begitu gua ngomong ke Lyly, berhubung saat itu kami telah meninggalkan kasir, Lyly pun kembali ke kasir sementara gua menjaga belanjaan yang ada bersama Abigail dan suster.

Beberapa saat kemudian Lyly datang, dan bilang disuruh tanya ke bagian Information…., segera gua dan Lyly ke bagian information, dan ternyata jawaban dari petugas bagian information, bahwa harga yang ada di mesin kasir, harganya belum sempat diupdate dgn harga baru setelah didiskon, sehingga selisih uang yg telah dibayar sebelumnya untuk harga diskonnya akan dikembalikan dibagian information….ehm…..gua dan Lyly cuma bisa saling tatap, dan ngomong, wah kok tidak dibilangin oleh kasirnya atau ditaruh penjelasannya pada label harganya….. petugasnya bilang ada kok, kita kompak menjawab, ngga ada kok tulisannya di bagian harganya, yang ada cuma tertulis, harga belum termasuk harga diskon.
Well…setelah  petugas tersebut menghitung harga diskon yang ada, dan memberikan uang kembali dari harga yang telah gua bayar sebelumnya,kami pun segera keluar dari pusat pembelanjaan tersebut. Kita cuma bisa bilang, untung kita teliti melihat struk pembelanjaan yang ada, bisa dibayangkan kalo para pembeli lain yang tidak seteliti kita, banyakan dalam 1 hari ada berapa banyak yang belanja di situ, dan berapa keuntungan ‘tambahan diskon 20%’ akibat hal ini bagi si hypermarket.

Nge-facebook di O2 Atom Life

March 20th, 2009

Hari-hari ini hal yang paling banyak dibicarakan orang adalah Facebook dan Blackberry, trus apa hubungannya, karna ternyata handshet Blackberry ini didalamnya sudah terdapat aplikasi Facebook, aplikasi Chatting seperti YM, AOL, dll  sehingga dimana pun juga penggunanya bisa mengupdate status di Facebook, chatting  dan lain sebagainya.

Facebook ini memang menjadi fenomal sepertinya halnya Friendster diawal kemunculannya, namun facebook ini menawarkan beberapa kelebihan dibanding dengan situs jejaring sosial sejenisnya, dan bahkan sampai presiden terpilih AS Barack Obama pun menggunakannya sebagai bagian dari kampanyenya, dan yang sekarang ini pun ramai diikuti oleh para CALEG di republik ini, yg akan melaksanakan pemilu 9 April mendatang.

Beberapa teman-teman mulai menawarkan dan mengajak untuk berpindah ke handshet Blackberry ini, tetapi setelah aku pikir-pikir hmmm..sayang juga karna harganya yang bagiku masih lumayan tinggi, dan sebenarnya features yang ditawarkan dan yang sering aku pakai apa sich, palingan cuma fasilitas Push Mail dan Facebook, disamping tentunya sms dan telpon :) tul ga ?

Saat ini aku udah punya O2 Atom Life, yang mengantikan handshet ku yang lama, dan aku juga sudah menggunakan fasilitas ‘push mail’ untuk email di kantor, ya sebenarnya sich apa sich fasilitas push mail dari blackberry, yakni setiap kali ada email masuk secara otomatis akan terdownload di blackberry, dan bagiku lewat Atom Life ku saat ini pun gua sudah menggunakan fasilitas ini secara tidak langsung, dengan menggunakan email client yang ada di Atom Life, dan email di kantor gua  set, setiap kali terima email di kantor, langsung diforward ke alamat email di account gmailku, dan di Atom Life, tinggal gua set per berapa menit sekali utk cek email, jadi dech layanan ‘push email’ di Atom Life :)

Untuk urusan chatting, aku juga sudah menggunakan aplikasi IM+ yang mendukung  hampir semua client chatting yang ada, dimana saat meeting di luar kantor, dan dirasa perlu chat dgn rekan-rekan kantor, tinggal gua aktifin saja IM+ nya.

Namun masih ada satu yang kurang yakni nge-Facebook, walaupun buat aku jarang banget nge-facebook, tapi apa salahnya mengikuti trend yang ada juga, selain menambah teman baru dan bisa menemukan teman-teman lama. Ya selama ini, hal satu ini yang membuat seolah-olah ada yang kurang, kalo dibanding teman-teman yang pake blackberry….., tapi pagi ini saat baca blog pak Adhi, eh ternyata lewat blog dia aku dapat info, ternyata sudah ada yang buat package instalasi facebook buat di Windows Mobile 6, so langsung dech gua download di
sini

So sekarang ini gua udah bisa nge-facebook lewat Atom Life ku, so…saat ini Atom Life ku sudah memiliki fungsi-fungsi yang sering dipakai oleh para pemakai blackberry.  Jadi untuk apa ganti ke blackberry, kalo ternyata Atom Life ku sudah memiliki semuanya :)

NB: Buat yang mau download, kudu daftar dulu sebagai member di xda-develepors, caranya gampang, tinggal daftar, dan download, trus install, that’s all.

Next Page »

Journey of 2 heart - Sun An & Lylyana
All contents are Copyright (c) 2007 - 2be1forever.com

About Us | Our Love Story | Photo Album | Guest Book | Our Journey | Wedding Invitation